Review Makna Lagu Boy’s a Liar: Rasa Tidak Aman Wanita

Review Makna Lagu Boy's a Liar: Rasa Tidak Aman Wanita

Review Makna Lagu Boy’s a Liar: Rasa Tidak Aman Wanita. Lagu “Boy’s a Liar Pt. 2” yang dibawakan Ice Spice bersama PinkPantheress (rilis Januari 2023) masih terasa sangat relevan hingga sekarang. Dengan beat drill-uk yang dingin dan vokal yang saling melengkapi, lagu ini terdengar catchy dan ringan di permukaan—tapi liriknya membawa rasa sakit yang dalam tentang ketidakpastian dalam hubungan. Makna utama lagu ini adalah rasa tidak aman yang sering dialami perempuan ketika menghadapi pasangan yang tidak konsisten, suka main-main, dan membuatnya terus menebak-nebak. “Boy’s a liar” bukan sekadar ejekan; itu ungkapan frustrasi, kekecewaan, dan akhirnya penerimaan bahwa ia pantas mendapatkan yang lebih baik daripada terus menunggu seseorang yang tidak pernah benar-benar serius. MAKNA LAGU

Lirik Ice Spice: Kejujuran Mentah tentang Ketidakpastian: Review Makna Lagu Boy’s a Liar: Rasa Tidak Aman Wanita

Ice Spice membuka dengan baris yang langsung menusuk: “I know that you mad that I’m doin’ good / You used to laugh at me, now you lookin’ up to me”. Ini bukan lagi tentang mantan yang meremehkan—ini tentang cowok yang sekarang iri melihat ia bangkit, tapi tetap tidak bisa memberikan komitmen yang layak. Frasa “Boy’s a liar, he don’t even know me” dan “He be callin’ me back when he want the cookie” menggambarkan pola klasik: cowok yang hanya muncul saat butuh sesuatu (fisik atau perhatian), lalu menghilang lagi saat sudah puas. Ice Spice tidak berpura-pura kuat sepanjang waktu. Ia mengakui rasa tidak aman itu dengan jujur: “I be gettin’ mixed signals, I don’t know what’s real”. Rasa bimbang, overthinking, dan terus mempertanyakan nilai diri sendiri adalah tema sentral verse-nya. Ia tahu cowok itu bohong, tahu dia tidak serius, tapi tetap sulit lepas karena ada bagian dirinya yang masih berharap. Itulah yang membuat lagu ini terasa sangat manusiawi—bukan tentang perempuan yang selalu tegas dan dingin, melainkan perempuan yang sedang berjuang melepaskan harapan palsu.

Verse PinkPantheress: Perspektif yang Lebih Lembut tapi Sama Sakitnya: Review Makna Lagu Boy’s a Liar: Rasa Tidak Aman Wanita

PinkPantheress masuk dengan nada yang lebih lembut tapi sama menyakitkannya: “I know that you mad that I’m doin’ good / But I don’t really care, I’m just doin’ me”. Ia menggambarkan perasaan yang sama—merasa tidak dihargai, terus diberi harapan kosong, lalu akhirnya memilih fokus pada diri sendiri. Baris “Why you gotta make me feel like I’m not enough?” adalah salah satu yang paling mengena, karena menyentuh rasa tidak aman yang sering muncul ketika seseorang terus diberi perhatian setengah-setengah. Kedua perempuan ini tidak saling menyalahkan—malah mereka saling menguatkan. “Boy’s a liar” menjadi semacam kode rahasia antar perempuan: kita tahu pola ini, kita tahu sakitnya, dan kita tahu kita pantas dapat yang lebih baik. Chorus yang berulang “Boy’s a liar, but he’s my liar” menunjukkan kontradiksi emosional yang sangat manusiawi—masih sayang, tapi sudah sadar bahwa orang itu tidak baik untuk kesehatan mental.

Konteks Sosial dan Pengaruh Budaya Lagu Ini

Lagu ini muncul di masa ketika pembicaraan tentang “situationship”, “breadcrumbing”, dan “mixed signals” sedang sangat marak di media sosial. Banyak perempuan muda merasa terwakili karena lagu ini tidak menghakimi mereka yang masih bertahan dalam hubungan tidak sehat—malah menggambarkan proses itu dengan sangat jujur. “Boy’s a liar” menjadi frasa viral di TikTok dan Twitter, sering digunakan untuk caption tentang pengalaman buruk dengan cowok yang tidak jelas. Musiknya yang minimalis tapi adiktif—dengan drill beat yang dingin dan vokal yang terasa intim—membuat lagu ini terasa seperti curhat pribadi yang dibagikan ke teman. Di tahun 2026, lagu ini masih sering muncul di playlist “sad girl hours”, “healing era”, atau konten tentang self-worth dan red flags dalam hubungan.

Kesimpulan

“Boy’s a Liar Pt. 2” adalah potret jujur tentang rasa tidak aman yang sering dialami perempuan dalam hubungan yang tidak pasti. Melalui lirik yang telanjang, beat yang menggoda tapi dingin, dan chemistry Ice Spice–PinkPantheress yang kuat, lagu ini menggambarkan perasaan terus menebak-nebak, merasa kurang, dan akhirnya memilih melepaskan. Ini bukan lagu tentang membenci pria—melainkan tentang mencintai diri sendiri cukup dalam sehingga tidak mau lagi menerima setengah-setengah. Lagu ini mengingatkan bahwa rasa tidak aman itu wajar, tapi kita tidak harus terus hidup di dalamnya. “Boy’s a liar” bukan akhir cerita—itu awal dari keputusan untuk memilih diri sendiri. Di tengah dunia yang sering membuat perempuan meragukan nilai dirinya, lagu ini seperti pengingat bahwa kamu tidak perlu menunggu seseorang yang tidak pernah benar-benar menghargai. Kamu layak dapat yang lebih baik—dan itu dimulai dari menyadari bahwa “boy’s a liar”, bukan kamu yang kurang.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *