Makna Lagu Midnight Train – Sam Smith

makna-lagu-midnight-train-sam-smith

Makna Lagu Midnight Train – Sam Smith. Lagu Midnight Train dari Sam Smith, yang termasuk dalam album The Thrill of It All, merupakan salah satu track yang paling menyentuh hati dengan nuansa ballad melankolis. Lagu ini menceritakan keputusan sulit untuk mengakhiri hubungan yang masih penuh cinta, demi menjaga diri sendiri. Makna utamanya berpusat pada self-love yang terasa egois, rasa sakit saat berpisah, dan metafor perjalanan meninggalkan masa lalu. Saat ini, Midnight Train sering dibahas kembali karena pesannya yang relevan tentang prioritas diri di tengah hubungan yang melelahkan, membuatnya tetap menjadi lagu favorit bagi yang pernah mengalami perpisahan bittersweet. INFO SLOT

Keputusan Sulit Memilih Diri Sendiri: Makna Lagu Midnight Train – Sam Smith

Makna inti Midnight Train adalah tentang memilih diri sendiri meski tahu itu menyakitkan orang lain. Lirik pembuka “I choose me and I know that’s selfish, love” langsung menetapkan nada: narator sadar tindakannya egois, tapi hubungan itu membuatnya kehilangan potongan diri setiap hari. Pasangan digambarkan sebagai “a dream” yang patut disyukuri, tapi kebersamaan justru menggerus identitas narator. Ini bukan karena kehilangan cinta sepenuhnya, melainkan karena perasaan sudah berubah—”I just don’t feel the same”. Narator merasa bersalah, bahkan bertanya “Am I a monster?” karena khawatir opini keluarga pasangan. Pesan ini menekankan bahwa self-preservation kadang mengharuskan langkah sulit, meski disertai air mata dan penyesalan.

Metafor Midnight Train sebagai Perpisahan: Makna Lagu Midnight Train – Sam Smith

Judul lagu menjadi metafor kuat untuk proses berpisah. “Midnight train” melambangkan perjalanan sendirian di malam hari—waktu misterius dan penuh refleksi—menuju babak baru yang tak pasti. Narator “pick up the pieces” dan naik kereta tengah malam, meninggalkan segalanya di belakang. Ini bukan pelarian impulsif, tapi keputusan matang dengan “reasons” yang sulit dijelaskan. Chorus berulang “I’ll always love you, but tonight’s the night I choose to walk away” menegaskan cinta abadi yang tak hilang, tapi tak cukup untuk bertahan. Metafor kereta menambah nuansa kesedihan: sepi, dingin, dan final, seperti penumpang soliter yang menghadapi masa depan sendirian demi kebebasan.

Rasa Cinta yang Tersisa dan Katarsis

Meski tema utama perpisahan, lagu ini penuh pengakuan cinta yang mendalam. Narator bilang “Love you so much that I have to let you go” dan “I’ll miss your touch and the secrets we both know”—menunjukkan ikatan intim yang tak mudah dilupakan. Namun, bertahan akan salah karena hanya memberi harapan palsu. Elemen katarsis terlihat dari rasa lega bercampur duka: narator menangis karena menyakiti pasangan, tapi tak bisa menyangkal perubahan perasaan. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman orang terdekat, dengan harapan membantu proses healing mereka, membuat maknanya lebih universal sebagai anthem self-love di tengah heartbreak.

Kesimpulan

Makna lagu Midnight Train dari Sam Smith adalah tentang keberanian memilih diri sendiri dalam hubungan yang sudah tak sehat, meski cinta masih ada dan perpisahan terasa menyakitkan. Metafor kereta tengah malam menyimbolkan transisi soliter menuju penyembuhan, sementara lirik jujur menyoroti konflik antara egoisme sehat dan rasa bersalah. Pesan ini membuat lagu tetap powerful: cinta tak selalu berarti bertahan, kadang melepaskan adalah bentuk kasih terbesar. Di era di mana self-care semakin dihargai, Midnight Train mengingatkan bahwa prioritas diri bukan keegoisan, tapi kebutuhan untuk hidup utuh. Pada akhirnya, lagu ini adalah pengakuan lembut bahwa berpisah bisa menjadi awal dari kedamaian baru.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *